Langkah-Langkah Praktis Membangun Usaha dengan Modal Kecil

langkah-langkah membangun bisnis plan
Membuat Business Plan

Zaman sekarang mencari pekerjaan yang sesuai dengan skill dan jenjang pendidikan sangatlah tidak mudah. Belum lagi masalah gaji yang kurang mencukupi kebutuhan hidup setiap bulannya. Dan juga banyaknya PHK karyawan yang sekali lagi menambah angka pengangngguran. 

Oleh karena itu, banyak orang yang memilih berbisnis sebagai usaha sampingan maupun pekerjaan utama untuk menambah pundi-pundi rupiah. 

Banyak yang beranggapan bahwa memulai bisnis bukan sesuatu yang mudah. Bagi yang memiliki modal cukup banyak, berbisnis bisa dimulai dengan menentukan akan berbisnis apa, mencari lokasi usaha, membuat kerjasama dengan perusahaan terkait, dan lain-lain. 

Namun bagi yang modalnya sangat tipis tentu berfikir untuk meminjam dana untuk modal terlebih dahulu. Baru menentukan langkah berikutnya. Padahal ada banyak sekali peluang usaha dengan modal kecil.

Jika barang/jasa yang dijual banyak diminati konsumen, maka tidak mustahil si empunya bisnis bisa balik modal sekaligus keuntungan dengan cepat. Sehingga hutang modal yang digunakan untuk memulai bisnis bisa segera dilunasi. Namun jika sebaliknya yang terjadi? Maka bukannya keuntungan, malah kerugian dan hutang yang semakin menggunung-lah yang didapatkan. 

Panduan Membangun Sebuah Peluang Usaha Dengan Modal Kecil dan Minimal


Oleh karena itu, dalam artikel ini penulis akan memberikan cara-cara untuk memanfaatkan peluang usaha dengan modal kecil. Sehingga sekalipun bisnis kita kurang lancar, kerugian dan hutang yang ditanggung tidak akan terlalu besar.

1. Buatlah rencana bisnis (bussines plan)

Rencana bisnis merupakan hal yang paling penting untuk dilakukan sebelum memulai bisnis. Rencana bisnis tidak perlu terlalu rumit dan susah. Jika Anda malah membuatnya semakin rumit, maka yang terjadi adalah Anda tidak memulainya. Buat sesederhana mungkin.

Dalam membuat rencana bisnis, yang harus dilakukan adalah :


  • Berapa budget yang dimiliki
  • Usaha apa yang akan dibuat, dan bagaimana rencana jangka pendek, menengah, dan panjangnya.
  • Siapa sasarannya, dan dari kalangan mana. 
  • Dimana lokasi usaha anda
  • Dan bagaimana strategi penjualan anda.

Lebih lengkapnya akan penulis bahas di artikel selanjutnya.

2. Gunakan modal seadanya, dan jangan berhutang terlalu banyak.

Ketika anda memutuskan untuk berbisnis, maka tentu anda sudah siap dengan segala kemungkinan yang bisa terjadi di kemudian hari. Untung dan rugi adalah sesuatu yang biasa dalam berbisnis. Untuk mengantisipasi kerugian, maka buatlah bisnis dengan modal yang anda punya. Pikirkanlah usaha apa yang tidak terlalu memakan banyak biaya. 

Mulailah dengan bisnis kecil-kecilan. Seperti berjualan pulsa, bisnis kado wisuda, dan bisnis makanan ringan. Jika rumah anda memiliki halaman yang luas, maka anda bisa membuka jasa penitipan motor. Jika rumah anda dekat dengan kampus/sekolah anda bisa membuka jasa print dan menjual alat tulis atau membuka jasa laundry pakaian. 

3. Jadilah kreatif

Pekerjaan yang menyenangkan adalah hobi yang dibayar bukan? Jadi jika anda mempunyai skill atau hobi yang berpotensi menjadi lahan bisnis mengapa tidak dicoba. Jika anda memutuskan untuk berbisnis kado wisuda, maka dengan kreatifitas anda bisa membuat kado wisuda yang tidak biasa. Salah satu contoh adalah bisnis buket bunga. 

Jika toko lain menjual buket bunga yang itu-itu saja, maka anda bisa membuat buket bunga dari jilbab, pita, sedotan, kertas, kain flanel, dan lain-lain. 

Anda juga bisa mengkombinasikan dengan bahan lain. Masukkan bunga yang sudah dibuat ke dalam gelas/wadah lain yang diberi tulisan nama wisudawan, selamat wisuda, dan lain-lain. Atau hias wadahnya dengan menempel foto yang diwisuda. Tentu harga jualnya akan lebih tinggi dari buket bunga biasa.

4. Jual di rumah/toko online

Jika anda belum memilik cukupi modal untuk menyewa atau membeli toko, sebaiknya anda memulai usaha dari rumah/tempat tinggal anda. Jika anda memilih bisnis jual pulsa, dan kado wisuda, tentu tempat usaha anda tidak menjadi masalah karena bisa dikerjakan dimana saja. 

Tapi bagaimana jika bisnis makanan? Perlukah membuat gerobak atau warung? Pikirkan gerobak atau warung sebagai rencana jangka menengah dan jangka panjang saja. Untuk permulaan, anda bisa menitipkan usaha makanan anda ke warung-warung terdekat atau menjualnya keliling kompleks. Anda hanya memerlukan keranjang dan sepeda untuk keliling. 

Atau jika anda malas/malu untuk menjajakan barang yang anda jual, maka cukup membuka toko online gratis dengan sistem pre order, atau dengan menjual melalui sosial media.

5. Jangan lupakan promosi dan bonus

Jangan menjual barang dengan harga terlalu tinggi. Pelanggan yang banyak merupakan investasi terpenting dari suatu usaha. Memberikan bonus merupakan cara yang efektif untuk menarik banyak pelanggan. Anda bisa membuat promo beli 2 gratis 1, atau buatlah sayembara di sosial media. Misal “dapatkan ....... gratis dengan merepost postingan ini kepada 5 orang teman kamu. Berlaku untuk 15 orang pertama.” Dengan demikian, selain anda mendapat banyak pelanggan, usaha anda juga semakin dikenal banyak orang. 

Nah, itulah beberapa tips untuk memanfaatkan peluang usaha modal kecil agar tetap mendapatkan keuntungan yang besar. Yang terpenting dari semua tips diatas adalah jangan lupa bersyukur, bersedekah, dan selalu rendah hati. Itu akan memperlancar dan mempermudah anda untuk mendapatkan rejeki. Sekian dulu  ilmu yang dapat penulis bagi. Semoga bermanfaat.

You might also like

0 Comments


EmoticonEmoticon